Sebenernya, aku bukanlah sesosok manusia yang senang
bernyanyi. #haaalllaaahhhh.... Maksudku, sebagai seorang perempuan, aku
ditakdirkan untuk memiliki suara yang “menggemparkan” ketika bernyanyi. Ya..
Sebelas duabelas dengan suara Giant di serial Doraemon mungkin. Sehingga lebih
baik aku tak bernyanyi. Hehehehe....
Mungkin juga nenekku di surga sana akan bertanya-tanya.
Sekalipun masih memiliki garis keturunan sinden, toh suara nenekku yang asli
“nJawani” sama sekali tidak menurun ke aku. Hiksss... Hiksss... Hal ini pulalah
yang membuat aku lebih baik menjadi suporter sepakbola daripada harus bernyanyi
di muka umum. Aku hanya takut, acara langsung bubar seketika gegara aku
bernyanyi. Jangankan bernyanyi, bicara aja aku sering fals. #eh.
Walaupun begitu, aku tetap memposisikan diriku sebagai
penikmat musik yang baik. Hanya penikmat loh.. Menikmati versiku. Asli.... Aku
ga ngerti juga suara yang bagus sama yang kurang bagus seperti apa, suara yang
fals sama yang dibikin fals seperti apa. Aku hanya menikmati musik sesuai
dengan kemauan telingaku. Seringkali, sesuai dengan kemauan hatiku. Hahaha....
Berbicara mengenai menikmati musik versiku, beberapa minggu
yang lalu, aku dibikin baper sama Mbak Adele. Kenapa ceritanya baru
sekarang???? Baru sempat (titik). Hahahaha....
Bukan rahasia lagi kalau Mbak Adele memang memiliki suara
yang menggelegar. Nada tingginya itu loh... Seksi banget. Beberapa tahun lalu
pun si mbak pernah menggegerkan kancah pernyenyongan dunia dengan single “Someone
Like You”. Mulai dari anak-anak SMP, anak muda, orang tua sampai mas-mas yang
ngamen di bis umum pun tak ketinggalan menyanyikan lagu tersebut. Atau lagu “Hello” yang rilis tahun lalu pun nyatanya
sukses buat para mantan nangis kejer dan jejeritan pengen balikan.
#aaiisssshhhh.....
Daaannn... Lagu yang bikin aku baper beberapa minggu yang
lalu ialah hasil kolaborasi antara Bruno Mars dan Adele di Album 25.
Yuuuppp.... Apalagi kalau bukan lagu yang berjudul “All I Ask”. Bruno Mars menjadi
sosok penting di balik All I Ask selain Mbak Adele nya sendiri, Brody Brown dan
Philip Lawrence. Duuuhhh... Mas Bruno, emang dikau paling pinter deh
ngiris-iris hati perempuan. Janganlah kau cincang hati adek bang... Sudah cukup
kau siksa adek dengan “It Will Rain” #tsssaaaahhh...
Kemampuan Bruno Mars dalam mengobrak abrik hati perempuan
dengan permainan katanya yang elegan memang sudah terbukti dan teruji.
Sedangkan suara seksi nya Adele selalu sukses memberikan nyawa pada lagu-lagu
mellow. Otomatis, kolaborasi mereka berdua di lagu All I Ask ini mampu menambah
populasi baperian di Indonesia. Sekali lagi, ini tentang menikmati musik versiku loh, dan bisa saja
berbeda dengan menikmati musik versimu. Kalau lagi pas dengan suasana hati, kawans
bisa ikut merasakan emosi penyanyinya, tapi kalau lagi gak pas, ya jatuhnya
menguap dan ngantuk... Alunan musiknya cocok buat pengantar tidur.
All I Ask tidak jauh-jauh dengan cerita tentang patah hati. Yup...
Lagu ini menceritakan tentang pasangan yang berada di ambang perpisahan. Alih-alih
untuk saling berteriak dan mengungkapkan emosi, mereka memilih untuk saling diam. Apapun yang dilakukan tidak akan
mengubah keputusan untuk berpisah. Walaupun pada akhirnya, mereka berdua
sepakat untuk mengambil pelajaran dari perpisahan ini. Cerita cinta yang telah
dilalui akan dijadikan pengalaman dan jalan untuk saling mengingat satu sama
lain.
Menurutku, saat terbaper adalah bagian pertengahan
lagu, atau reff. Pada bagian ini, Adele mampu mencurahkan segala emosi dan rasa
sakitnya. Rasa-rasanya, bagi kawans yang tengah dilanda keputusasaan dalam
hubungan percintaanya tidak akan bisa menahan emosi di bagian ini.
Biar tidak penasaran, aku tuliskan lirik lagunya.
Maafkan daku... Kalau ada penulisan dan terjemahan
yang tidak pas. Masih berjuang agar lulus TOEFL ini. Hikksss....
Hiiikkssss.....
Adele – All I Ask
I will
leave my heart at the door
I won't say
a word
They've all
been said before, you know
So why
don't we just play pretend
Like we're
not scared of what is coming next
Or scared of having nothing left
Akan kutingalkan hatiku di pintu
Aku tak kan katakan satu katapun
Mereka semua telah mengatakan sebelumnya
Jadi mengapa kita tak berpura-pura saja
Seperti kita tak takut apapun yang akan terjadi selanjutnya
Atau takut tak miliki apapun lagi
Mereka semua telah mengatakan sebelumnya
Jadi mengapa kita tak berpura-pura saja
Seperti kita tak takut apapun yang akan terjadi selanjutnya
Atau takut tak miliki apapun lagi
Now, don't
get me wrong
I know
there is no tomorrow
All I ask
is
Sekarang, jangan salah paham
Aku tahu tak ada hari esok
Semua yang kuminta adalah
Semua yang kuminta adalah
If this is my last night with
you
Hold me
like I'm more than just a friend
Give me a
memory I can use
Take me by
the hand while we do what lovers do
It matters
how this ends
Cause what
if I never love again?
Peluk aku seperti aku lebih dari sekedar teman
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
I don't
need your honesty
It's
already in your eyes
And I'm
sure my eyes, they speak for me
No one
knows me like you do
And since
you're the only one that matters
Tell me who
do I run to?
Aku tak butuh
kejujuranmu
Hal itu sudah tampak di matamu
dan aku yakin dengan
penglihatanku, mereka berbicara untuk ku
Tak ada yang tahu diriku ku, seperti yang kau lakukan
Dan semenjak kau menjadi satu-satunya yang penting,
Tak ada yang tahu diriku ku, seperti yang kau lakukan
Dan semenjak kau menjadi satu-satunya yang penting,
katakan padaku
siapa yang harus aku tuju?
Now, don't
get me wrong
I know
there is no tomorrow
All I ask
is
Sekarang, jangan salah paham
Aku tahu tak ada hari esok
Semua yang kuminta adalah
Semua yang kuminta adalah
If this is
my last night with you
Hold me
like I'm more than just a friend
Give me a
memory I can use
Take me by
the hand while we do what lovers do
It matters
how this ends
Cause what
if I never love again?
Jika inilah malam terakhirku bersamamu
Peluk aku seperti aku lebih dari sekedar teman
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
Let this be
our lesson in love
Let this be
the way we remember us
I don't
wanna be cruel or vicious
And I ain't
asking for forgiveness
All I ask
is
Biarlah ini menjadi pelajaran cinta kita
Biarlah ini menjadi cara kita saling menginat
Aku tak ingin menjadi kejam atau jahat
Dan aku tak meminta pengampunan
Semua yang kuminta adalah
Biarlah ini menjadi cara kita saling menginat
Aku tak ingin menjadi kejam atau jahat
Dan aku tak meminta pengampunan
Semua yang kuminta adalah
If this is
my last night with you
Hold me
like I'm more than just a friend
Give me a
memory I can use
Take me by
the hand while we do what lovers do
It matters
how this ends
Cause what
if I never love again?
Jika inilah malam terakhirku bersamamu
Peluk aku seperti aku lebih dari sekedar teman
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
Beri aku kenangan yang bisa kukenang
Pegang tanganku selagi kita masih saling mencinta
sangat penting bagaimana semua ini berakhir
Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?
Bagaimana?
Masih kurang baper dan jejeritan??
Masih ada video yang bisa diceki-ceki di bawah ini.
Kawans.... Baper itu boleh saja. Tapi, jangan miara baper
juga. Nanti bapernya beranak pinak. Hidup itu ke depan bukan ke belakang. Tinggalkan
saja yang membuat sakit, dan pertahankan yang membuat bahagia. Kata orang sih
kaya gitu...
Lalu... Sampai kapan kawan mau baper terus? Aku mah ogah...
:P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar